si morin dalam kertas

Ketika penantian cinta telah datang..tak ada kata yang terucap selain…

Sujud syukur…dan Alhamdulillah..

i’m on newspaper yeeeaaah!!!!!!

penampakan di koran (Pikiran Rakyat 8 Agustus 2011)

Saya pribadi berterimakasih kepada:

1. Bapak Ibu di rumah yang terlah mengajarkan saya Bahasa Indonesia sejak kecil (walau kadang di campur bahasa Minang).

2. Guru Bahasa Indonesia saya, dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMA, yang paling berkesan adalah bu Tini guru Bahasa Indonesia saya di kelas 2 SMP (SLTPN 2 Bandung) bu Mariana guru Bahasa Indonesia saya di kelas 1 SMA (SMAN 3 Bandung) dan bu Yatini  yang merupakan guru Bahasa Indonesia saya di kelas 2 SMA….yang telah banyak memberikan inspirasi, kreasi dan motivasi untuk bisa berkarya dalam bidang tulis menulis.

3. Bapak Intan RM dosen Game Teknologi FSRD ITB, yang secara tidak langsung telah “memaksa” kami (anak-anak Game) untuk mempublikasikan hasil tulisan kami. hehe…nuhun pak.

4. Bapak Samuel Lantu, redaktur opini Pikiran Rakyat, yang sudah menyeleksi tulisan saya..hehe..salam kenal pak.

5. Abang tukang koran depan komplek sukamenak indah..aku padamu lah mang pokoknya..haha.

6. The very special…thanks to Allah…karenaNya aku ada, karenaNya aku bisa, karenaNya aku berdaya..Alhamdulillah…makasi ya Allah. Allah ku maha keren ^^.

Semoga dengan ini akan menjadi pemicu semangat untuk terus berkarya kedepannya…semangaaaaaaaaaaat!!!. Amin

Advertisements

3 thoughts on “si morin dalam kertas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s