RSS

KAPANCA MBOJO

06 Oct

“Malam-malam baiko yo mama

Malam Bainai yo sayang

Anak Daro jo Marakpulai”

Pernah dengar lagu di atas? bagi urang awak alias orang Minang lagi ini tidaklah asing lagi. Ini adalah sebuah lagu yang menceritakan tentang prosesi adat pernikahan Sumatera Barat, Malam Bainai. Bainai yang berarti ber-inai. Inai sejenis pewarna kuku dan badan yang terbuat dari daun pacar. Pada malam ini sang calon mempelai wanita diberi inai di tangannya oleh beberapa keluarga terdekat dan orang penting dari kaum wanita. This is ladies night!. Harinya wanita-wanita beraksi. Hahahha….

Itulah Malam Bainai yang saya ketahui..daaan…jauh di daerah tengah Indonesia sini…saya menemukan tradisi yang serupa dengan malam bainai.

KAPANCA

Sebuah tradisi adat Bima (Mbojo), yang merupakan rangkaian dari prosesi adat perkawinan di malam hari, khusus untuk calon mempelai wanita. Calon mempelai wanita duduk manis di tengah pelaminan, dan satu persatu ibu-ibu datang memberikan kapanca di tangannya. Panca adalah daun pacar, kapanca berarti berpacar, atau diberikan daun pacar. Hahaha…

Malam tadi, merupakan malam istimewa bagi salah seorang rekan mengajar saya di desa, seorang guru muda berdedikasi tinggi kepada sekolah, Yuni Lastrianti. Alhamdulillah Yuni sudah melangsungkan pernikahannya semalam. Yuni menikah dengan Sukardin, seorang pujaan hatinya yang sudah lama dia kenal dari desa Labuan Kananga. Mereka menikah di Dompu, sebuah Kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Barat, berdekatan dengan Kabupaten Bima.

Kalau diperhatikan lebih juga setelah berbincang-bincang dengan beberapa orang disini, ditemukan bahwa budaya tradisi ini merupakan perpaduan antara budaya Islam dan budaya Hindu. Dimana pada saat pelaksanaanya prosesi ini diiringi oleh shawalat kepada Rasullah, sangat syahdu sekai, sampai-sampai membuat sang calon mempelai wanita menangis. Prosesi kapanca ini mirip sekali dengan traidisi budaya Hindu saat memberikan tanda di tangan pada acara pernikahan.

Menarik sekali bisa dapat kesempatan melihat langsung budaya Kapanca ini, khususnya yang menikah adaah rekan kerja saya sendiri. Lihat betapa cantiknya Yuni saat prosesi kapanca.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: